Tren Tas Spring/Summer 2026 yang Wajib Diketahui
Industri fashion global memasuki babak baru di musim Spring/Summer 2026. Pergantian creative director di berbagai rumah mode besar membawa satu pola yang cukup jelas: kembali ke arsip, memperkuat identitas, dan memberi sentuhan modern pada desain ikonik. Tren tas tahun ini tidak hanya bicara soal estetika, tapi juga tentang waktu, nilai, dan cerita di balik sebuah handbag.
Dari runway Paris hingga Milan, tas-tas klasik hadir dengan bentuk baru, material yang lebih ekspresif, serta detail yang membuatnya relevan dengan gaya hidup masa kini.
Archive Revival: Tas Ikonik Kembali Jadi Sorotan

Salah satu tren tas Spring/Summer 2026 yang paling kuat adalah archive revival. Banyak brand besar memilih menghidupkan kembali model legendaris mereka, namun dengan pendekatan yang lebih eksperimental.
Tas ikonik seperti Chanel 2.55, Balenciaga Le City, Celine Phantom, hingga Lady Dior muncul dalam versi baru tanpa menghilangkan DNA aslinya. Quilting, chain handle, dan siluet khas tetap dipertahankan, tetapi diberi sentuhan struktural, proporsi baru, atau detail kontemporer.
Tren ini menegaskan bahwa desain klasik tidak pernah benar-benar usang, selama mampu beradaptasi dengan zaman.
New Ladylike Bag: Elegan, Feminin, dan Fungsional

Estetika “ladylike” kembali menguat di 2026. Terinspirasi dari tas era 1940–1950-an, model ini identik dengan bentuk tegas, top handle, dan kesan rapi. Namun, versi terbaru tampil lebih fleksibel dan praktis.
Brand seperti Prada, Miu Miu, Loewe, hingga Khaite menghadirkan ladylike bag dengan material modern, ukuran yang variatif, serta desain interior yang lebih fungsional. Tas ini cocok digunakan untuk aktivitas profesional maupun gaya harian yang membutuhkan tampilan elegan tanpa terlihat kaku.
Chain Bag Kembali Populer di Spring/Summer 2026

Setelah sempat redup karena tren “quiet luxury”, chain bag kembali menjadi tren utama di 2026. Rantai tidak lagi sekadar aksesori kecil, tetapi menjadi elemen desain yang dominan.
Chloé, Ferragamo, Valentino, hingga Givenchy menampilkan tas dengan chain handle tebal, bertekstur, bahkan dihiasi charm. Model chain bag ini hadir dalam berbagai ukuran, mulai dari clutch malam hingga shoulder bag untuk siang hari.
Tren ini menunjukkan pergeseran selera ke arah tas yang lebih ekspresif dan berkarakter.
Tas sebagai Simbol Waktu dan Cerita
Benang merah dari tren tas Spring/Summer 2026 adalah konsep time and emotion. Banyak desain terlihat sedikit “aged”, tidak terlalu sempurna, namun justru terasa personal dan bernilai.
Tas tidak lagi hanya dipilih karena brand atau harga, tetapi karena cerita yang dibawanya. Konsumen luxury kini lebih menghargai produk yang terasa autentik, punya sejarah, dan bisa bertahan lintas musim.
Kesimpulan
Tren tas Spring/Summer 2026 menegaskan bahwa masa depan fashion dibangun dari masa lalu yang ditafsirkan ulang. Archive revival, ladylike bag, dan chain bag menjadi tiga pilar utama yang akan mendominasi dunia handbag tahun ini.
Bagi pecinta fashion maupun pelaku bisnis tas, memahami tren ini adalah langkah penting untuk tetap relevan di tengah perubahan selera pasar global.
Credit: https://www.vogue.com/article/spring-2026-handbag-trends
