Tips Merawat Tas & Dompet Etnik Agar Awet Bertahun-Tahun

Tas dan dompet etnik bukan sekadar aksesoris, tetapi karya seni yang menyimpan cerita budaya dan kerja tangan para pengrajin. Agar tetap awet dan tampil seperti baru, kamu perlu merawatnya dengan cara yang benar sesuai bahan dan jenisnya.
Jika kamu baru mengenal produk etnik, kamu juga bisa membaca artikel terkait:
👉 Cara Membedakan Tas Etnik Berkualitas vs KW
Berikut tips yang bisa kamu ikuti.
1. Kenali Jenis Bahan Tas & Dompet Etnik
Setiap bahan membutuhkan perawatan berbeda. Tas etnik bisa terbuat dari:
- kain tenun (songket, ikat, ulos, endek, lurik)
- serat alam (rotan, pandan, mendong)
- kulit asli atau suede
- kombinasi kain tenun + kulit
2. Simpan Tas & Dompet Etnik di Tempat yang Tidak Lembap
Kelembapan adalah musuh utama bahan alami seperti kain tenun dan kulit.
Tips penyimpanan:
âś” simpan di ruangan kering
âś” gunakan silica gel
âś” jangan ditumpuk terlalu rapat
âś” gunakan dust bag / kantong kain
Jika tas lembap, jamur cepat tumbuh dan warna bisa pudar.
3. Gunakan Dust Bag Saat Tidak Dipakai
Tas etnik premium biasanya disertai dust bag untuk melindungi dari:
- debu
- gesekan
- sinar matahari
- kelembapan
Dust bag kain lebih baik daripada plastik karena bisa “bernapas” dan tidak membuat lembap.
4. Bersihkan Tas & Dompet Etnik Secara Rutin Sesuai Jenis Bahannya
Untuk kain tenun / etnik textile:
- gunakan sikat halus atau kuas makeup untuk debu
- jangan dicuci rendam
- cukup “dry clean” atau dilap lembap ringan
- hindari detergent keras
Untuk kulit asli / suede:
- gunakan lotion leather care khusus
- hindari air berlebihan
- pakai sikat suede untuk mengangkat debu
- jangan jemur langsung di matahari
Untuk serat alam (rotan / pandan / mendong):
- cukup lap lembut
- jangan simpan di tempat lembap
- hindari tekanan berat yang bisa membuat bentuknya berubah
5. Jauhkan Tas & Dompet Etnik dari Matahari Langsung
Paparan matahari dalam waktu lama bisa membuat warna:
- cepat pudar
- kain menipis
- kulit menjadi retak
Simpan tas & dompet di tempat teduh atau lemari tertutup.
6. Hindari Menaruh Barang Terlalu Berat
Tas etnik, terutama dari kain tenun atau serat alam, memiliki batas kekuatan tertentu.
Jika diisi terlalu berat:
- tali bisa cepat kendur
- sambungan mudah rusak
- bentuk tas berubah
Gunakan sesuai kapasitasnya agar tetap awet bertahun-tahun.
7. Gunakan Rain Cover Saat Hujan
Kain tenun dan kulit tidak cocok terkena air. Jika kamu sering bepergian, gunakan rain cover atau plastik pelindung saat hujan.
Untuk rekomendasi rain cover ringan, kamu bisa cek:
🌍 Aliexpress Rain Cover Bag Section
https://www.aliexpress.com/category/rain-cover-bag
(opsional disesuaikan dengan toko pilihanmu)
8. Lakukan Perawatan “Service Tas” Jika Diperlukan
Tas yang dipakai bertahun-tahun tetap butuh perawatan tambahan. Kamu bisa melakukan:
- perbaikan jahitan
- mengganti resleting
- service kulit
- membersihkan bagian dalam tas
Biasanya banyak UMKM atau shoecare yang menerima bag care service.
9. Rotasi Penggunaan Agar Tidak Cepat Rusak
Tas etnik handmade bukan produk massal, jadi lebih baik gunakan secara bergantian. Rotasi pemakaian membantu:
- menjaga bentuk
- mengurangi keausan
- membuat warnanya tetap segar
10. Gunakan Parfum dengan Bijak
Jangan semprot parfum langsung ke tas atau dompet karena alkohol bisa merusak warna dan serat kain.
Semprot ke tubuh atau pakaian saja, bukan ke tas.
Kesimpulan
Tas dan dompet etnik adalah karya yang indah dan penuh makna. Dengan perawatan yang tepat — mulai dari penyimpanan, pembersihan rutin, hingga pemilihan produk yang sesuai — tas etnikmu bisa bertahan lebih dari 5–10 tahun.
Kalau kamu ingin melihat koleksi tas & dompet etnik handmade berkualitas, kunjungi:
👉 https://uwaisgen.com/shop
