Cara Melindungi Tas Etnik dari Cuaca dan Jamur

Cara Melindungi Tas Etnik dari Cuaca dan Jamur

jamur
jamur

Tas etnik—baik dari bahan tenun, rajut, kulit, maupun anyaman—memiliki karakter unik yang membuatnya cantik tapi sensitif terhadap kelembapan. Cuaca lembap bisa memicu jamur, mengubah tekstur bahan, dan mempercepat kerusakan.

Agar tas tetap awet, berikut langkah perlindungan yang mudah dilakukan di rumah.


1. Simpan di Tempat Kering dan Berventilasi

Lingkungan lembap adalah musuh utama tas etnik.
Simpan tas di:

  • lemari yang berventilasi
  • ruang dengan sirkulasi udara
  • tidak ditumpuk terlalu rapat

2. Gunakan Silica Gel untuk Menyerap Lembap (Mencegah Jamur)

Silica gel wajib untuk mencegah tas dari serangan jamur.
Tempatkan:

  • di dalam tas
  • di rak penyimpanan
  • di box tas

Jika silica gel mulai lembek atau berubah warna, segera ganti.


3. Jangan Jemur Terlalu Lama di Matahari Langsung

Sinar matahari langsung dapat membuat:

  • warna kain cepat pudar
  • serat bahan menjadi kasar
  • kulit menjadi retak

Cukup jemur 5–10 menit di tempat teduh atau cahaya tidak langsung.


4. Bersihkan Tas Secara Rutin Dari Sumber Jamur

Debu yang menumpuk adalah sumber jamur.
Gunakan:

  • kuas lembut
  • lap microfiber
  • dry clean ringan

Untuk tas kulit, aplikasikan leather conditioner agar tetap lentur.
Untuk tas tenun/rajut, jangan menggosok terlalu keras.

👉 Baca juga:
Tips Merawat Tas & Dompet Etnik Agar Awet Bertahun-Tahun


5. Hindari Pemakaian Saat Hujan

Air hujan mengandung mineral yang dapat menyebabkan noda membandel dan mendorong pertumbuhan jamur.
Jika terlanjur basah:

  1. Lap pakai kain kering
  2. Angin-anginkan
  3. Jangan pakai hairdryer (bisa merusak tekstur)

6. Gunakan Dust Bag

Dust bag membuat tas aman dari:

  • debu
  • bau lembap
  • gesekan
  • uap air

Pilih dust bag berbahan katun, bukan plastik.


7. Gunakan Anti Jamur Khusus Tas

Spray anti-jamur aman untuk:

  • kain
  • rajut
  • kulit
  • anyaman

Gunakan secara rutin terutama di musim hujan.


8. Angin-Anginkan Tas Setiap 1–2 Minggu

Meski disimpan dalam dust bag, tas tetap butuh sirkulasi udara.
Keluarkan tas dan biarkan 15–20 menit di ruang teduh.


9. Boleh Nggak Menyimpan Tas di Ruangan Ber-AC?

Jawabannya: boleh banget — bahkan lebih aman.
Tapi ada beberapa catatan penting:

AC bagus untuk mencegah jamur

Udara AC lebih kering sehingga cocok untuk:

  • tas tenun
  • rajut
  • kain
  • anyaman

Karena bahan-bahan ini rentan lembap.

Untuk tas kulit: hati-hati

AC terlalu dingin dapat membuat kulit mengeras & retak.
Solusi:

  • jangan simpan tepat di depan tiupan AC
  • gunakan leather conditioner setiap 2–3 bulan
  • tetap gunakan dust bag

Tetap pakai silica gel

Meskipun ruangan ber-AC, perubahan suhu saat AC mati bisa menghasilkan uap air kecil.
Silica gel membantu melindungi tas dari kelembapan mendadak.


Kesimpulan

Tas etnik bisa bertahan bertahun-tahun jika dirawat dengan benar. Kuncinya:

  • simpan di tempat kering
  • gunakan silica gel
  • hindari matahari langsung
  • bersihkan rutin
  • gunakan dust bag
  • hindari hujan
  • dan boleh disimpan di ruangan ber-AC (asal tidak terkena angin AC langsung)

Untuk referensi perawatan material alami, cek artikel dari Fashion Revolution:
👉 https://www.fashionrevolution.org

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *