
Pendahuluan
Setiap musim fashion, runway dunia seperti Paris, Milan, London, dan New York selalu menjadi pusat perhatian. Namun, tren yang tampil di panggung runway sering kali terlihat ekstrem, artistik, dan sulit dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Di sinilah peran street style menjadi penting—sebagai jembatan antara dunia high fashion dan gaya berpakaian yang lebih realistis.
Di tahun 2026, adaptasi tren runway ke street style semakin kuat, dipengaruhi oleh media sosial, content creator, dan brand lokal yang mampu menerjemahkan tren global ke dalam gaya yang fungsional.
1. Perbedaan Runway Fashion dan Street Style
Runway fashion dirancang untuk menyampaikan konsep, visi, dan pesan kreatif seorang desainer. Sementara itu, street style berfokus pada kenyamanan, fungsi, dan identitas personal.
Runway fashion biasanya:
- Menggunakan siluet ekstrem
- Material eksperimental
- Styling yang artistik
Street style cenderung:
- Lebih simpel dan wearable
- Mudah dipadupadankan
- Relevan dengan aktivitas harian
Adaptasi terjadi ketika elemen visual runway disederhanakan tanpa menghilangkan esensi tren.
2. Elemen Runway yang Mudah Diadaptasi ke Gaya Street Style Sehari-hari
Tidak semua tren runway harus ditiru secara utuh. Beberapa elemen yang paling mudah diadopsi ke street style antara lain:
a. Warna dan Palet Tren
Warna-warna tren dunia seperti earth tone, muted pastels, dan bold accent colors sering langsung diadopsi ke outfit harian.
b. Potongan dan Siluet
Oversized blazer, wide-leg pants, atau cropped jacket adalah contoh siluet runway yang sukses menjadi street style.
c. Material dan Tekstur
Bahan seperti denim, knit, linen, dan kain tenun modern menjadi jembatan antara runway dan real life fashion.
3. Peran Influencer dan Fashion Content Creator
Di era digital, influencer dan content creator menjadi penghubung utama antara runway dan street style. Mereka:
- Menciptakan gaya mix & match yang relatable
- Menunjukkan cara pakai tren dengan budget terjangkau
- Mengadaptasi tren sesuai budaya dan iklim lokal
Konten “runway inspired look” atau “how to wear fashion week trends” menjadi format populer di media sosial.
4. Adaptasi Tren Global ke Gaya Lokal
Salah satu tren kuat di 2026 adalah glocal fashion—perpaduan tren global dengan identitas lokal. Contohnya:
- Siluet modern dipadukan dengan kain tradisional
- Motif etnik dijadikan statement piece
- Aksesori lokal sebagai penyeimbang outfit modern
Pendekatan ini membuat street style tidak hanya stylish, tapi juga memiliki nilai budaya.
5. Street Style sebagai Cerminan Identitas Personal
Street style bukan sekadar mengikuti tren, melainkan cara individu mengekspresikan dirinya. Adaptasi tren runway yang sukses adalah ketika:
- Tetap nyaman dipakai
- Sesuai kepribadian pemakai
- Fleksibel untuk berbagai aktivitas
Inilah alasan street style berkembang menjadi tren global yang tidak kalah berpengaruh dibanding runway fashion itu sendiri.
Kesimpulan
Tren fashion tidak berhenti di runway. Melalui adaptasi kreatif, elemen runway bisa diterjemahkan menjadi street style yang relevan dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di tahun 2026, perpaduan antara tren global, sentuhan lokal, dan ekspresi personal menjadikan street style sebagai wajah nyata dari dunia fashion modern.
